Fakultas Ekonomi & Bisnis Islam | IAIN Pekalongan

Belajar pentingnya pemberdayaan masayarakat, Dosen muda FEBI IAIN Pekalongan mengikuti workshop LP2M Adventure

E-mail Print PDF

Dosen-dosen muda FEBI IAIN Pekalonganmengikuti workshop LP2M adventure dengan tema “Sekolah Pemberdayaan, Camping & Sharing” di Desa Tombo Kecamatan Bandar Kabupaten Batang.  Selasa-Kamis(20-22/08/2019).

Ketua LP2M, Bp. Dr. Maghfur, M.Ag dalam sambutannya mengatakan bahwa acara ini merupakan salah satu program prioritas Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) yang bertujuan memberikan pemahaman dan pembelajaran bagi para dosen agar bisa membuat program pengabdian masyarakat yang berkualitas & solutif menjawab semua problematika yang ada di masayarakat. Metodologi yang digunakan juga harus modern, namun tetap harus diimbangi dengan teori yang mumpuni.

Selain itu program ini juga bertujuan untuk memberikan dukungan daya (empowerment) dan penguatan (strengthening) kepada masyarakat agar bisa membangun desanya menjadi lebih baik dan siap menghadapi tantangan-tantangan internal maupun ekternal.

Senada dengan hal itu, Bp. Rohman saleh (warga desa) Tombo menuturkan, workshop ini sudah sepatutnya diagendakan sebagai bentuk dorongan kepada masyarakat khususnya pemuda agar bisa lebih mengenal, cinta dan perduli terhadap nasib Desanya.

Acara yang berlangsung dari hari selasa- kamis ini diikuti oleh beberapa elemen,Dosen-dosen muda lintas fakultas IAIN Pekalongan mulai fakultas tarbiyah dan ilmu keguruan (FTIK), Fakultas Syariah (FASYA), Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah (FUAD), dan Fakultas Ekonomi & Bisnis Islam (FEBI), serta perwakilan dari warga Desa Tombo dan sekitarnya.

Hadir mengisi acara yang pertama Bp. Ahmad Mahmudi yang merupakan Aktivis sosial. Dalam pemaparannya  beliau menjelaskan tentang “mengenal isu / masalah dalam pemberdayaan masyarakat, metodologi pemberdayaan masyarakat, model-model pemberdayaan masyarakat serta menulis gagasan pemberdayaan masyarakat”.

Berlanjut di hari berikutnya materi disampaikan oleh Bp. Musoffa Basyir dengan tema “Tantangan bagi PTKIN dalam pemberdayaan Masyarakat” dan materi terakhir di sampaikan oleh Bp. Andi Eswoyo yang banyak memaparkan tentang “sebuah model dalam pemberdayaan masayarakat”.

Selain belajar materi yang berkualitas dari para pakarnya, peserta workshop LP2M Adventure juga diberikan nuansa menginap yang alami, yaitu menyatu dengan rumah warga desa Tombo, sehingga kekaraban dan kekeluargaan terjalin mesra antar peserta dengan warga sekitar. Setidaknya ada lima rumah warga yang dijadikan lokasi penginapan; rumah Bp. Malawi, Bp. Budi, Bp. Rohman Saleh, Bp. Danuri dan Bp. Buang.

Ada kegiatan lain yang juga tak kalah seru dari workshop LP2M Adventure ini, setiap pagi peserta diajak untuk menikmati pemandangan kebun teh dan pemandangan gardu pandang yang sungguh indah da mempesona.

Editor : M.T Abadi