Fakultas Ekonomi & Bisnis Islam | IAIN Pekalongan

PENINGKATAN TATA KELOLA MANAJEMEN : PENGELOLA FEBI IAIN PEKALONGAN MENGIKUTI PENYUSUNAN RENCANA KERJA DAN ANGGARAN IAIN PEKALONGAN TAHUN 2019

E-mail Print PDF

Tata

Dalam rangka peningkatan tata kelola manjemen di lingkungan FEBI IAIN Pekalongan, maka pengelola FEBI yang mengikuti Workshop Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran IAIN Pekaongan Tahun Anggaran 2019 dengan tema Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran yang Akuntabel dan Prosedural Menuju Tata Kelola Manajemen yang Baik. Adapun pengelola FEBI IAIN Pekalongan diwakili oleh Dekan, Wakil Dekan II bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan, Kabag Administrasi Umum dan Keuangan, Kasubag Administrasi Umum dan Keuangandan Bendahara. Kegiatan workshop ini diselenggarakan di Hotel Luxton Cirebon selama 3 (tiga) hari yakni 12- 14 Oktober 2018. Kegiatan ini diikuti oleh unsure pimpinan Institut (Rektor dan Wakil Rektor, Kepala Biro), pimpinan 4 fakultas (FEBI, FTIK, FASYA, FUAD), 3 Unit ( UPB, UTIPD, Perpustakaan), 2 Lembaga (LPM dan LP2m), Pasca Sarjana, Akma, Perencanaan Keuangan, SPI dan PSGA.

Kegiatan tersebut diselenggarakan di Ruang Metting Beijing I serta di buka oleh Wakil Rektor II DR. H. Zaenal Mustakim, M.Ag. Dalam sambutannya Wakil Rektor II menekankan bahwa penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran tahun 2019, tetap memperhatikan prinsip-prinsip perencanaan yang baik, kegiatan dikaitkan dengan visi, misi serta Renstra IAIN Pekalongan dan adanya kontinuitas kegiatan. Selain itu, alokasi sebar ananggaran tahun 2019 yang telah ditetapkan hendaknya diterima secara legowo oleh semua pihak, sebab berdasarkan kebijakan Rektor IAIN Pekalongan maka alokasi anggaran diprioritaskan pada pengadaan sarana dan prasarana, akreditasi program studi dan akreditasi jurnal. Wakil Rektor II juga berpesan bahwa anggaran yang sudah ditetapkan seyogyanya dimanfaatkan secara akuntabel dan maksimal untuk meningkatkan performance IAIN Pekalongan, oleh karena itu revisi anggaran hanya diperbolehkan maksimal empat kali saja. Urgensi dari kegiatan ini adalah agar perencanaan setiap kegiatan di tahun 2019, dilakukan dapat selaras dengan renstra IAIN Pekalongan maupun fakultas, Unit dan lembaga yang ada di lingkungan IAIN Pekalongan, selain itu juga diselaraskan dengan standar akreditasi BAN PT. Perencanaan yang baik akan memudahkan dalam koordinasi, sinergitas, konektifitas, kontiyuitas dan pengukuran ketercapaian kegiatan, sehingga tata kelola manajemen keuangan di FEBI IAIN Pekalongan menjadi lebih baik.

WhatsApp_Image_2018-10-15_at_10.41.411

Untuk mendapatkan pencerahan tentang peningkatan tatakelola manajemen, maka kegiatan workshop mendatangkan Bapak Rahadi Kabag PNBP BLU Biro Keuangan dan BMN Setjen dan Ibu Liliek Zahrina Kasubag PNBP dan BLU KEMENAG RI. Bapak Rahadi memaparkan tentang Mekanisme dan Tata cara Pengajuan Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum dan Ibu Liliek Zahrina memaparkan tentang Paradigma Pengelolaan PNBP. Kedua narasumber pada dasarnya mendorong IAIN Pekalongan untuk bertransformasi menjadi BLU, sehingga sumber pemasukan tidak hanya bergantung pada PNBP dan BOPTN saja. Dengan menjadi BLU maka sumber-sumber pendapatan yang lain sangat dimungkinkan untuk mendorong perkembangan IAIN Pekalongan. Khusus untuk FEBI IAIN Pekalongan pada tahun 2019 diberi amanat untuk mengelola anggaran sebesar 3 milyaran rupiah yang bersumber pada PNBP dan BOPTN.

Setelah itu, evaluasi ketercapaian dan hasil audit mutu internal terhadap setiap kegiatan di Tahun 2017 dan 2018 yang sedang berjalan disampaikan oleh Bapak Nasrullah dari SPI dan Bapak Nalim dari LPM IAIN Pekalongan. Kedua narasumber menginggatkan agar laporan kegiatan yang belum diserahkan segara diselesaikan dan mengaju pada capaian Renstra IAIN dan Fakultas. Kegiatanselanjutnyaadalahklinikpendampinganpenyusunan RKAKL pengelola FEBI IAIN Pekalongan yang didampingi oleh tim perencana.