Fakultas Ekonomi & Bisnis Islam | IAIN Pekalongan

PEGAWAI FEBI MENGIKUTI DIKLAT PENGEMBANGAN DIRI DAN INTEGRITAS

E-mail Print PDF


Untitled

Sebanyak 40 pegawai dari Institut Agama Islam Negeri Pekalongan yang meliputi para pejabat struktural dan staf tingkat institut dan fakultas mengikuti pendidikan (diklat) pengembangan diri dan integritas bagi lembaga pendidikan di wilayah kerja IAIN Pekalongan. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dalam kegiatan ini mengirimkan 4 orang pegawai, yaitu : Kabag TU, Kasubbag AKMA, Kasubbag AUK, dan Bendahara. Diklat dilaksanakan selama lima hari sejak tanggal 24 sampai 28 September 2018 di meeting room kampus 1 IAIN Pekalongan. Diklat ini merupakan kerjasama antara Balai Diklat Teknis Keagamaan Semarang dengan IAIN Pekalongan dengan menggunakan format diklat di wilayah kerja.

Kepala Biro AUAK, Saefudin Zuhri dalam sambutan pembukaan mengatakan, dilaksanakannya diklat dengan model seperti ini sangat membantu dalam meningkatkan kualitas SDM di lingkungan IAIN Pekalongan. Terlebih kegiatan ini dilaksanakan di kampus sehingga semakin banyak pegawai yang bisa mengikuti kegiatan ini dibanding jika dilaksanakan di balai diklat. “Dengan adanya diklat ini semoga semakin banyak SDM unggul di IAIN Pekalongan”, kata Saefudin.

Sementara itu M. Arifin, Kasi Diklat Teknis Balai Diklat Keagamaan Semarang menuturkan bahwa kegiatan diklat bertujuan mengarahkan para peserta agar memiliki kompetensi dalam melakukan revolusi cara pandang, cara berfikir dan cara bekerja dalam melakukan pelayanan.

“Dengan pelatihan ini diharapkan semua pemangku pendidikan, khususnya para ASN dapat memberikan pelayanan publik yang berkualitas kepada masyarakat,” kata Arifin. Sedangkan Kabag TU FEBI, Muhtar Ali Ahmadi sebagai salah satu peserta merasa sangat gembira dengan adanya diklat ini. “Mendapatkan banyak ilmu dan suntikan semangat untuk memberikan layanan yang terbaik”, komentar Muhtar.

Adapun narasumber yang mendampingi peserta selama diklat adalah Drs. H. Solichin, M.Si dan Drs. H. Suyadi, MPd.I dari Balai Diklat Teknis Keagamaan Semarang. Beliau berdua secara menarik menyampaikan materi tentang bagaimana seharusnya seorang ASN bersikap dan bertindak, terutama ketika sedang melaksanakan tugas dan fungsinya. Pada hari terakhir dilaksanakan evaluasi peserta dan kemudian diakhiri dengan penandatanganan pakta integritas.